-->
Waspadai Temper Tantrum Pada Anak Usia Dini
Bunda, mungkin sering kita melihat di forum PAUD atau disekitar kita, beberapa anak yang pertanda sikap dan sikap yang tidak terkontrol. Perilaku anak tidak pertanda sikap-sikap yang mencerminkan pendidikan huruf yang sudah diterimanya. Terkadang orang renta atau guru pendidik PAUD di sekolah dibentuk putus asa menghadapi sikap dan sikap anak yang mengalami Temper Tantum ini yang kadang sanggup semakin parah.

Apa itu Temper Tantrum?

Anak yang temper tantum biasanya berperilaku sangat emosional dan lepas kontrol, ini terjadi sebagai cetusan keinginannya. Menurtu C.P Chaplin dalam engkaus psikologi; temper tantrum yang terjadi pada anak yaitu suatu ledakan emosi yang berpengaruh sekali, sikap ini disertai rasa marah, serangan agresif, menangis, menjerit-jerit, serta menghentak-hentakan kedua kaki dan tangan pada tanah atau lantai. Perilaku Temper Tantrum ini menjadi reaksi yang berlebihan pada anak hingga sanggup menjadi berbahaya jikalau mencapai sikap yang berbahaya sebab merusak ibarat merusak barang, melemparkan benda, memukul orang lain, bergulingan dan menjerit-jerit di tanah ketika keinginannya tidak dipenuhi.


Menurut pendapat beberapa pakar perkembangan anak mengungkapkan bahwa anak berumur antara 16 bulan hingga tiga tahun akan selalu mengamuk atau dikenal dengan istilah throw temper tantrums. Pada dasarnya hal ini yaitu perkembangan yang normal karana bawah umur dalam masa-masa usia tersebut memiliki harapan tinggi dan mereka juga menjadi seorang yang cenderung egosentris (mementingkan diri sendiri) hal ini terutama pada anak dengan umur 2 tahun. Anak juga sedang mencar ilmu untuk menjadi lebih sanggup bangun diatas kaki sendiri dan suka melaksanakan sendiri banyak hal hingga kadang mereka tidak bersedia diganggu atau memiliki area line sendiri yang dilarang dilanggar.


Sebuah pola kasus  Temper Tantrum pada anak usia dini yang pernah penulis amati di sebuah forum PAUD, dan yang sangat mengherankan dan diakungkan kebetulan yang bermasalah ini malah anak kepala sekolah forum PAUD tersebut :

"Ria (nama samaran) tiba-tiba cemberut dan melotot, kemudian kedua tangannya memegang erat kedua tangan ibunya yang bersiap berangkat pergi keluar. Ria kemudian berteriak-teriak sambil menghentak-hentakan kakinya, "Mamah tidakboleh pergi, Aku mau sepeda itu, sambil menunjuk seorang anak yang menaiki sepeda di luar. Melihat ibunya tidak perduli dan malah meninggalkannya menuju sepeda motornya, teriakan Ria semakin keras dan gerakannya menjadi tidak terkendali, ia mulai memukuli ibunya, kemudian menghempas tubuhnya kelantai dengan kaki diselonjorkan ditendang-tendangkan ketembok, Ria terus berteriak-teriak menangis terkadang meludahin kesana kemari. Beberapa orang  renta anakdidik yang menunggu diluar, mulai mendekat melihat Ria, ada yang mencoba membujuk, tapi malah semakin membuat tangisan dan amukan Lia semakin menjadi-jadi. Akhirnya ibu kepala sekolah menghentikan langkahnya, tapi sambil tergesa-gesa berusaha membujuk putrinya, "Iya nanti ibu belikan sepeda yang lebih elok dari itu, ini ibu kasih uang doloe 20 ribu buat jajan ya, mau jajan apa terserah, udah diam! ibu mau cari duit doloe. Ria sama ibu Eris saja sana ". Ibu kepala sekolah pribadi naik ke atas sepeda motornya, dengan segera tancap gas tidak menghiraukan lagi teriakan Ria yang semakin keras. Sepeninggal ibunya Ria terus menangis, menjerit sejadi-jadinya bahkan hingga termuntah-muntah. Setiap orang yang mendekat dan mencoba membujuk akan dipukul, diludahin. dan dilempari barang yang ada didekatnya!.

Itulah pola sikap anak dengan temper tantrum yang sudah memasuki tahapan sangat berbahaya. Temper Tantrum akan menjadi masalah yang cukup fokus jikalau berkelanjutan, untuk anak hal ini akan menjadi dilema fokus yang harus segera diatasi bila ini mejadi kebiasaan anak untuk pemecahan masalah kesukaan bagi anak jikalau ingin memperoleh tujuan dan keinginannya. Akan bermasalah besar jikalau setiap ketika anak menginginkan sesuatu maka anak akan pertanda temper tantrum ini.

Demikian biar kita sanggup mencurigai dan mengatasi temper tantrum pada anak usia dini. biar goresan pena singkat ini bermanfaa. terimakasih.

Sumber: Disarikan dari aneka macam sumber.!! 
Sumber gambar: Google.

LihatTutupKomentar